Tutorial dan Cara Ganti ROM Android Dengan Langkah Yang Mudah

ROM merupakan peralatan proses yang terdapat dalam suatu perangkat yang berisikan program atau software yang sudah ditetapkan oleh pembuat perangkat dan program ini tidak dapat diubah, ditambah, atau dikurangi oleh pengguna. Ada 2 jenis ROM dalam android, yaitu Stock ROM dan Custom ROM. Stock ROM adalah ROM bawaan pabrik dari vendor pembuat smartphone itu sendiri. Sedangkan Custom ROM adalah ROM Unofficial atau ROM tidak resmi yang dibuat secara pribadi oleh developer luar yang kemudian disebarkan untuk pengguna yang lain.

Custom ROM dibuat dari kemahiran sang developer itu sendiri dengan memperbaiki bugs yang ada pada Custom ROM hasil oprekan yang lain ataupun dari porting ROM dari perangkat lain. Developer ini kadang bekerja sendiri, tapi ada juga yang berkelompok. Dan Custom ROM yang paling terkenal saat ini adalah CyanogenMod.
Pada dasarnya alasan kenapa Custom ROM sengaja dibuat adalah untuk memaksa smartphone android tipe tertentu agar dapat merasakan sistem operasi dengan versi yang lebih tinggi daripada versi yang sudah ditetapkan oleh pihak vendor pembuat smartphone tersebut. Seperti misalnya smartphone Samsung Galaxy Mini, dari pihak vendor hanya mendapatkan sistem operasi android v2.3.6 Gingerbread, namun sekarang sudah tersedia Custom ROMnya dengan versi sistem operasi android yang lebih tinggi, yaitu Jelly Bean.

Pihak vendor tidak mengeluarkan update resmi untuk smartphone mereka sebenarnya karena mereka tidak mau mengambil resiko. Smartphone kelas low-end seperti Samsung Galaxy Mini dengan spesifikasi hardware yang cenderung pas-pasan sangat tidak disarankan untuk menggunakan sistem operasi android dengan versi melebihi dari yang sudah ditetapkan oleh pihak vendor. Karena menurut mereka, sistem operasi android dengan versi yang lebih tinggi harus didukung juga dengan hardware yang mumpuni agar bisa berjalan dengan optimal.

Begitulah, jika anda mengganti ROM android anda dengan Custom ROM berarti anda sudah melakukan pemaksaan pada smartphone anda. Walaupun begitu, hasil yang didapatkan pun tidak main-main dan sebanding dengan kerja yang telah dilakukan.

Perlu untuk diketahui bahwa karena merupakan ROM yang tidak resmi dari vendor, maka Custom ROM tetaplah memiliki kekurangan. Jadi meskipun suatu Custom ROM sudah diberi label stable dan smooth, namun tetap saja ada sedikit bugs di sana-sini. Hal ini berbeda dengan Stock ROM yang sudah melewati berbagai riset dan pengujian dari vendor resmi sehingga sudah sangat sesuai dengan jenis smartphone yang diusungnya. Mungkin anda akan tahu perbedaannya setelah anda mencobanya sendiri.

Untuk itulah, di sini akan dijabarkan cara ganti ROM android dan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan.

Hal yang Diperlukan di Dalam Langkah dan Cara Ganti ROM Android

 

Namun sebelum berlanjut ke penjelasan tentang cara ganti ROM android, sebaiknya siapkan dulu hal-hal berikut ini:

1. Custom ROM yang sesuai dengan tipe smartphone android anda. Jika belum punya, anda bisa mencarinya di Google, grup Facebook, atau forum yang membahas tentang android atau yang lebih spesifik lagi membahas tentang tipe smartphone android seperti yang anda punya. Jika sudah, silahkan taruh file yang berbentuk ZIP tersebut pada direktori awal SDCard tanpa folder.

Memilih Custom ROM yang cocok dan sesuai dengan tipe smartphone android anda adalah suatu keharusan. Apabila anda menginstal Custom ROM yang salah atau tidak sesuai, maka hal tersebut bisa mengakibatkan smartphone android anda mengalami bootloop atau booting hanya sampai logo saja. Bahkan yang lebih parah lagi, smartphone anda bisa mati total dan tidak bisa hidup.
Maka untuk mencegah hal itu terjadi, telitilah dalam memilih Custom ROM untuk smartphone android anda, apakah sudah sama dengan merek, tipe, dan jenis smartphone anda. Jangan lupa juga untuk membaca review dari pengguna yang telah menggunakan Custom ROM tersebut.

2. SDCard dengan kapasitas lebih dari 2 GB. Ini diperlukan sebagai tempat untuk membackup ROM bawaan smartphone android yang biasanya berukuran lebih dari 1 GB. Backup ini sebagai langkah antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti bootloop yang sudah dijelaskan di atas. Sementara kapasitas sisanya digunakan untuk tempat Custom ROM yang akan diinstalkan ke smartphone android anda, ukurannya bervariasi antara 200 MB sampai 500 MB.

3. Baterai dengan kapasitas penuh, agar tidak kehabisan daya saat proses ganti ROM android sedang berlangsung, karena biasanya proses ini memakan waktu yang cukup lama.

Cara Ganti ROM Android


Dan Berikut Adalah Langkah-langkah dan Cara Ganti ROM Android:

1. Matikan smartphone android anda.

2. Dalam keadaan mati, tekan secara bersamaan tombol Home, Power, Volume Up dan tahan selama beberapa detik. Setelah muncul layar Recovery Mode, lepaskan ketiga tombol tadi. Untuk masuk ke Recovery Mode, caranya bisa berbeda-beda tergantung dari merek smartphone android itu sendiri. Di dalam Recovery Mode, gunakan tombol volume untuk beralih di antara pilihan dan tombol Home untuk memilih.

3. Pilih Backup and Restore, lalu pilih Backup, dan biarkan proses backup berlangsung sampai selesai.

4. Kembali ke Recovery Mode, selanjutnya pilih Install zip from SDCard, kemudian cari file Custom ROM yang sudah anda taruh di SDCard tadi, lalu tunggu hingga proses flashing selesai. Biasanya proses ini berlangsung agak lama.

5. Setelah selesai dengan menunjukkan status completed, smartphone akan melakukan reboot.
Begitulah tutorial dan cara ganti ROM android dengan langkah yang simpel dan mudah untuk dilakukan. Jika berhasil, seharusnya sekarang tampilan smartphone android anda sudah berubah mengikuti Custom ROM yang diinstal.

Bagi pemula, cara ganti ROM android yang dijelaskan di atas memang kelihatan cukup rumit. Maka dari itu, untuk mencegah hal buruk terjadi pada smartphone android anda, sebaiknya anda meminta bantuan kepada orang yang sudah ahli dan berpengalaman di bidang smartphone, khususnya android.
Tutorial dan Cara Ganti ROM Android Dengan Langkah Yang Mudah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: sukmono -